Enggak terasa kita berada di penghujung tahun 2012…Entah kenapa saya selalu saja merasa sedih setiap pergantian tahun. Perasaan campur aduk antara tidak sabar menyapa tahun baru dan segala kemungkinan yang tentunya bikin excited! (postingan blog bahasa Indonesia disini, English blog post please clik here)
Biasanya kalau sudah akhir tahun begini, saya menerima email dari beberapa kawan dari belahan dunia lain. Adat istiadat mereka, yaitu menulis surat tentang rangkuman kejadian apa saja yang mereka dapatkan sepanjang tahun ini. Dan sebenarnya saya sangat suka menerima dan membaca surat-surat tersebut, karena untuk kawan yang tinggalnya jauh dari tempat saya tinggal kita tidak bisa bertemu buat sharing ataupun sekedar chatting, karena kesibukan masing-masing. Nah, maka dari itu surat “rantai” seperti ini sangat menguntungkan! Saya bisa tahu segala suka dan duka mereka selama setahun ini.

Untuk saya peribadi sih, saya sukanya kirim kartu Natal dan Tahun Baru ke teman-teman. Jujur saya ini pengguna setia jasa pos…kesenangan saya menulis surat dan kartu pos telah mendarah daging. Tidak saja menulis surat, saya juga sangat suka menerima kartu (pos) dan surat di kotak pos. Rasanya old school, tapi kesenangan ini benar-benar ga ada dua nya. Apalagi kalau di tulis dengan tulisan tangan!
Tahun ini saya berusaha untuk tidak membuat rencana ataupun resolusi. Saya akhirnya merubah approach saya selama ini terhadap pergantian tahun. Saya sadar, mungkin saja sikap saya harus diubah untuk lebih menikmati kemeriahan di tahun baru. Karena selama ini sebelum pergantian tahun saya sudah sibuk menulis apa saja yang harus saya lakukan di tahun yang baru. To do list, new year’s resolutions, apa lah namanya…dan sedikit stress kalau lihat ke depannya, sekarang saya cuma mau wait and see what comes to my path. Bukannya pasrah atau gimana, cuma saya capek dengan stress pra-tahun baru dan capek dengan mem-planning hidup saya. Saya sudah cukup struggled sama kehidupan saya bertahun-tahun, dan saat ini saya cuma ingin take a step back and live in the moment. Saya tahu diri saya dan kapasitas saya, dan tentu saja semua yang saya lakukan akan saya lakukan dengan 100% usaha dan keyakinan… Saya merasa, saya sudah cukup bahagia dengan keadaan saya saat ini dan saya mau menikmati hasil jerih payah saya.
Continue reading →
Like this:
Like Loading...